berita
RAK XXXI dan MUSKOHKOM XXI HMI Komisariat Tarbiyah UIN RIL Tekankan Evaluasi dan Proyeksi Kepemimpinan
hmikomtaruinril, admin, 28 September 2026 —
BANDAR LAMPUNG — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tarbiyah UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) menggelar Opening Ceremony Rapat Anggota Komisariat (RAK) ke-XXXI dan Musyawarah Kohati Komisariat (MUSKOHKOM) ke-XXI, Sabtu (27/9/2026) di Lamban Luang HMI Komisariat Tarbiyah UIN RIL.Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi kepengurusan sekaligus proyeksi arah gerak komisariat dalam menghadapi periode kepengurusan berikutnya. Mengusung tema “Evaluasi, Proyeksi dan Regenerasi Kepemimpinan Guna Memperkuat Arah dan Meningkatkan Kualitas Komisariat,” agenda ini tidak hanya berfokus pada proses regenerasi kepemimpinan, tetapi juga pembahasan gagasan dan keberlanjutan organisasi.
Opening ceremony secara resmi dibuka oleh Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Bendahara Umum HMI Cabang Bandar Lampung. Kehadiran jajaran HMI Cabang Bandar Lampung menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan forum organisasi di tingkat komisariat.
Evaluasi dan Proyeksi Jadi Fokus Utama
Alumni HMI Komisariat Tarbiyah UIN RIL, Agus Pramudia, dalam penyampaiannya menekankan bahwa evaluasi dan proyeksi merupakan dua hal penting dalam pelaksanaan RAK dan MUSKOHKOM.
“Evaluasi dan proyeksi adalah hal yang paling utama di dalam RAK dan MUSKOHKOM. Jangan sampai kita hanya fokus terhadap pemilihan pemimpinnya saja, tetapi kita lupa mengevaluasi dan memproyeksikan gagasan-gagasan untuk komisariat ke depan.”
Menurutnya, siapapun yang nantinya mendapatkan amanah kepemimpinan diharapkan mampu membawa komisariat menjadi lebih baik. Ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan terhadap berbagai hal yang telah dibangun selama periode kepengurusan 2025–2026.
Agus berharap proses pergantian kepemimpinan tidak menghilangkan keberlanjutan program maupun nilai-nilai yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya.
Fahmi: RAK Bukan Sekadar Regenerasi Kepemimpinan
Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah UIN RIL periode 2025–2026, Fahmi Alamsyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus, alumni, serta kader yang telah memberikan dukungan selama masa kepengurusannya.
“Tanpa bantuan dan arahan dari semuanya, tentu kepengurusan ini tidak akan bisa berjalan dengan lancar,” ujar Fahmi dalam sambutannya.
Fahmi menegaskan bahwa RAK merupakan momentum yang dinantikan karena memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar pergantian kepemimpinan.
“RAK merupakan momentum yang sangat dinantikan, bukan hanya persoalan regenerasi pemimpin. Namun, ada dua hal yang harus ditekankan, yaitu evaluasi dan proyeksi agar komisariat memiliki arah geraknya nanti.”
Ia juga menyatakan kesiapan kepengurusan untuk menerima evaluasi dari kader dan seluruh pihak yang terlibat dalam forum.
“Kami selaku pengurus siap untuk dievaluasi. Silakan kawan-kawan mengevaluasi kami, apa saja yang kurang dari kami, apa saja yang kurang baik. Kami akan menerimanya untuk kebaikan komisariat ke depan,” ungkapnya.
Menjadi Ruang Belajar bagi Kader
Lebih lanjut, Fahmi menyebut RAK sebagai ruang pembelajaran bagi kader untuk mengembangkan kemampuan berorganisasi. Menurutnya, dinamika yang muncul dalam forum dapat menjadi pengalaman bagi kader untuk belajar menyampaikan pendapat, mengemukakan gagasan, beretorika, hingga mencari solusi atas berbagai persoalan organisasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya objektivitas dalam proses menentukan kepemimpinan komisariat.
“Dalam memilih sebuah pemimpin haruslah berdasarkan pandangan objektivitas. Jangan memilih berdasarkan egosentris semata, tetapi pilihlah pemimpin yang benar-benar memiliki sifat-sifat kepemimpinan.”
Di akhir penyampaiannya, Fahmi mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga hubungan kekeluargaan setelah berakhirnya proses RAK dan pergantian kepengurusan.
Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan maupun pergantian kepengurusan tidak seharusnya menjadi alasan untuk memutus silaturahmi antar-kader.
“Jangan sampai perbedaan membuat kita saling menjauh. Jangan biarkan pergantian kepengurusan memutus silaturahmi dan jangan biarkan berakhirnya sebuah jabatan mengakhiri pengabdian kita.”
Pelaksanaan RAK XXXI dan MUSKOHKOM XXI HMI Komisariat Tarbiyah UIN RIL diharapkan menjadi ruang untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan organisasi sekaligus merumuskan gagasan dan arah gerak komisariat untuk periode selanjutnya.
Kontributor: Bidang Informasi dan Teknologi HMI Komisariat Tarbiyah UIN RIL